MBAY, FloresFiles.com — Sebagai upaya mewujudkan proses pemilihan ketua umum Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MAN Nagekeo periode 2024-2025, Panitia Pemilihan (Panlih) menghadirkan Komisioner KPUD Nagekeo, Johanes Baptista Lagho, untuk memberikan pendidikan politik atau pentingnya demokrasi kepada kandidat dan pemilih, sebelum pelaksanaan pemungutan suara, di Aula MAN Nagekeo, pada Sabtu (30/09/2023) lalu.
Pesta demokrasi tingkat MAN Nagekeo dalam rangka memilih Ketua OSIM MAN Nagekeo periode 2024-2025 yang dilaksanakan saat ini, merupakan eksekusi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘aalamiin (P5P2RA) pada Kelas X Kurikulum Merdeka, sekaligus realisasi program Pengurus OSIM MAN Nagekeo periode saat ini untuk keberlanjutan kepengurusan OSIM periode berikutnya.
Acara sosialisasi pendidikan politik oleh Komisioner KPUD Nagekeo tersebut diawali sambutan oleh Kepala Madrasah (Kamad) MAN Nagekeo, Vera Kartina. Dalam sambutannya, Vera Kartina mengharapkan Komisioner KPUD Nagekeo, Johanes Baptista Lagho, bersedia memberikan pencerahan politik kepada siswa-siswi MAN Nagekeo, sehingga dapat dipahami secara baik, tentang demokrasi oleh pemilih maupun kandidat.
“Kami berharap, Bapak bisa memberikan pencerahan politik kepada siswa-siswi kami, sehingga mereka bisa memahami tentang arti demokrasi yang sebenarnya,” harapnya.
Vera juga meminta agar para kandidat, dapat bersaing secara sehat dalam melakukan kampanye, sosialisasi kandidat, dan debat kandidat, dalam rangka merebut simpati para pemilih yang merupakan senior, teman, dan adik-adik mereka sendiri para siswa-siswi, serta bapak ibu guru MAN Nagekeo.
“Bersainglah secara sehat, dalam merebut simpati para pemilih, karena mereka adalah kakak, teman, adik, serta bapak dan ibu guru kalian,” imbuhnya.
Sementara itu, Johanes Baptista Lagho mengawali pemaparan materinya, menyatakan peristiwa pemilihan Ketua OSIM di MAN Nagekeo saat ini, menjadi awalan atau pemanasan, menjelang Pemilu pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
“Peristiwa pemilihan Ketua OSIM di MAN Nagekeo hari ini, sebagai momentum pemanasan menuju Pemilu 14 Februari 2024 nanti,” ujarnya.
Basti Lagho demikian sapaan akrab Johanes Baptista Lagho, menambahkan bahwa dalam proses demokrasi, kekuasaan atau kedaulatan berada di tangan rakyat.
“Dan untuk menentukan pemimpin, dibutuhkan sarana. Pemilu merupakan sarana bagi rakyat sebagai pemegang kedaulatan untuk memilih pemimpin. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan pemimpin yang baik atau berkualitas, tergantung pada proses, kandidat, dan pemilih. Jika semua komponen berkualitas, maka akan menghasilkan proses demokrasi yang berkualitas pula,” urainya.

Pemaparan materi oleh komisioner KPUD Nagekeo tersebut, dihadiri oleh seluruh siswa-siswi, para guru, dan Kamad MAN Nagekeo. Setelah sosialisasi pendidikan politik pentingnya demokrasi oleh Komisioner KPUD Nagekeo tersebut, kegiatan pemilihan Ketua OSIM MAN Nagekeo dilanjutkan dengan proses pemungutan suara melalui pencoblosan dan perhitungan suara.
Untuk diketahui, kandidat yang berkompetisi dalam pesta demokrasi pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM MAN Nagekeo periode 2024-2025, terdiri dari tiga paket, yaitu Paket I Faturrahman-Izatul Nur Fadhilah, Paket II Faisal Abdullah Malik-Dwi Arainti Takesan, dan Paket III Hartawati-Muh. Sabilan Saputra.
(Udin)