Rokok Merk Sin dengan 47 Varian Cita Rasa Siap Masuk NTT Melalui PT-PAF

RUTENG, FloresFiles.com — Rokok merk Sin merupakan rokok legal dan bercukai sah, yang diproduksi di Bekasi dan Bandung dengan 47 varian cita rasa berbahan herbal murni dengan tujuan memberi pengalaman berbeda bagi para konsumen.

Rokok ini rencana masuk ke wilayah Indonesia Timur melalui PT Panorama Alam Flores (PT-PAF), sebuah perusahaan holding yang bergerak di bidang usaha marketing kosmetik, rokok, real estate, pelayanan umroh haji, dan perjalanan wisata.

Berbicara kepada FloresFiles.com, Jumat 10 Oktober 2025, Public Relation PT-PAF, Adrian Pantur, menyebut rencana besar perusahan ini bisa menembus semua kalangan, khususnya dari sisi marketing rokok dan kosmetik.

Selama ini, kata Adrian, marketing rokok dan produk kecantikan Trujiva sudah berjalan kurang lebih dua bulan terakhir.

Sekarang pihaknya sedang menjalankan manajemen marketing di bidang rokok sebagai salah satu langkah taktis memenuhi kebutuhan publik.

Adrian berkata, rokok merk Sin memiliki kurang lebih 47 varian rasa berbahan herbal murni, mulai dari Krypto, Krakatau, Nogo Sosro, Kujang Mas, dan Sinergi.

“Pabriknya berpusat di Bekasi dan Bandung, Provinsi Jawa Barat. Saat ini sedang diproduksi dan Direktur Utama PT-PAF, Selvian Sendo, sudah turun langsung ke pabrik melihat proses produksi rokok itu,” ungkap mantan Wartawan SCTV dan Indosiar ini.

Lebih lanjut, Adrian mengatakan, rokok merk Sin selama ini hanya dipasarkan di Jakarta dan Pulau Jawa serta Sumatera pada umumnya, sedangkan kawasan Indonesia Timur baru dimulai dua bulan terakhir bersamaan dengan berdirinya PT-PAF.

Ke depan, Adrian menuturkan, akan masuk ke wilayah Indonesia Timur lainnya, yakni NTT, dengan banderol puluhan hingga belasan ribu saja.

Tak hanya NTT, kata Adrian, provinsi lain seperti NTB, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Papua, hingga negara tetangga Timor Leste, juga akan mendapat rencana pemasaran.

“Target kami bisa menembus kalangan masyarakat akar rumput sampai kalangan menengah ke atas. Semoga konsumen bisa menikmatinya dengan baik,” ujarnya.

Direktur Utama PT-PAF, Selvian Sendo, membenarkan pernyataan Adrian bahwa ia bersama Komisaris, Anggalinus Gapul, sudah turun langsung ke pabrik untuk melihat produksi rokok, mulai dari penyiapan bahan mentah hingga bahan jadi yang siap dipasarkan.

Menurut Selvian, ini merupakan suatu langkah taktis untuk memberi keyakinan kepada publik bahwa PT-PAF selalu menyajikan yang terbaik bagi para konsumen.

“Cara kerja pabriknya saya sudah lihat langsung. Status label rokoknya bercukai sah dan proses pemasarannya akan kita lakukan ke depan, sampai ke wilayah NTT,” urainya.

Selvian berharap, para konsumen juga bisa mendapat ilmu marketing yang baik dalam hal pemasaran rokok maupun produk kecantikan nantinya.

Sebagai perusahan yang berpihak kepada kepentingan publik, lanjut Selvian, pihaknya pun berencana membagi ilmu marketing dalam sesi kuliah umum untuk 9.000 Mahasiswa/i Unika Santo Paulus Ruteng.

Selain itu, masih menurut Selvian, ada agenda memberikan beasiswa bagi lima orang Mahasiswa/i yang berhasil menjual produk kecantikan Trujiva melalui program digital marketing yang disediakan.

“Kami sudah diskusi dengan Romo Rektor Unika Ruteng, Manfred Habur, untuk rencana kuliah umum itu. Nanti hadir juga Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Prof Rhenald Kasali,” pungkasnya.

(Berto)