Wabup Nagekeo Lobi Pusat, Tiga Proposal Infrastruktur Diserahkan ke Kementerian

Wakil Bupati Nagekeo Gonzalo Muga Sada saat berada di Kementerian,

Jakarta, FloresFiles— Wakil Bupati Kabupaten Nagekeo, NTT, Gonzalo Gratianus Muga Sada, bergerak cepat menjemput dukungan pusat. Pada Kamis, 26 Februari 2026, ia bertolak ke Jakarta dan menyerahkan tiga proposal pembangunan infrastruktur strategis ke sejumlah kementerian.

Langkah ini ditempuh di tengah kebijakan efisiensi anggaran, sebagai upaya mengamankan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat guna memperkuat sektor perdagangan rakyat dan pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Nagekeo.

Di Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Wabup Gonzalo berkesempatan bertemu langsung dengan Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik (Dit. Sardaglog), Sri Sugy Atmanto, S.E., M.M., yang didampingi Christina Elis, Analis Perdagangan Ahli Madya, beserta jajaran staf di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, Gonzalo menyerahkan proposal pembangunan Pasar Danga dan Pasar Rabu Boawae Tahun Anggaran 2027. Kedua usulan itu sebelumnya telah diinput melalui aplikasi Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP) dan diharapkan menjadi prioritas dukungan pusat karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kecil serta perputaran ekonomi lokal.

Tak berhenti di sana, Wabup Gonzalo juga melanjutkan agenda ke Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Di kementerian ini, ia menyerahkan proposal permohonan bantuan anggaran untuk Pengembangan Sarana dan Prasarana Ekonomi Kreatif Kabupaten Nagekeo Tahun 2026.

Ia diterima langsung oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi program pusat dan daerah, khususnya dalam mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif lokal agar memiliki ruang produksi, promosi, dan pemasaran yang lebih memadai.

Gonzalo menegaskan, pembangunan infrastruktur pasar dan penguatan sektor ekonomi kreatif merupakan dua pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Nagekeo. Pasar yang representatif diyakini akan meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, sementara dukungan terhadap ekonomi kreatif membuka ruang lahirnya wirausaha baru berbasis potensi lokal.

Dengan pengajuan tiga proposal tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo berharap dapat memperoleh kucuran anggaran langsung dari pemerintah pusat, sehingga program pembangunan yang telah dirancang dapat segera direalisasikan dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.