Dokter Gigi se Flores-Lembata Gelar Aksi Sosial di Anakoli

Pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut di Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Photo dok: FloresFiles (Arjuna)

Nagekeo, FloresFiles— Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) se Flores dan Lembata menggelar kegiatan Bhakti sosial di Desa Anakoli, Kecamatan Wolowae, Kabupaten Nagekeo, Sabtu 11 Oktober 2025.

Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian para Dokter Gigi terhadap kesehatan gigi dan mulut.

Mereka melakukan pemeriksaan hingga pengobatan gigi dan mulut bermasalah secara gratis kepada masyarakat Desa  Anakoli dan sekitarnya.

“Tidak ada yang bisa kami berikan kepada masyarakat hanya lewat talenta dan profesi kami sebagai dokter gigi, untuk pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, supaya angka derajat kesehatan gigi dan mulut semakin membaik ke depannya” ujar Ketua Persatuan Dokter Gigi Flores-Lembata drg. Chalasansius Raga.

Dia menyebutkan bahwa PDGI se-Flores-Lembata berjumlah 114 orang dari 9 Kabupaten dan yang hadir saat acara pembukaan sebanyak 36 Dokter Gigi.

Kehadiran para Dokter Gigi dalam kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk pengabdian pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat Nagekeo khususnya di Desa Anakoli.

Selain itu, kegiatan bakti sosial tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) PDGI Flores-Lembata untuk proses penggantian dan pemilihan kepengurusan PDGI Flores-Lembata Tahun 2025-2030.

“Desa Anakoli Kabupaten Nagekeo dipercayakan menjadi tuan rumah untuk pelaksanaan Muscab tersebut dan muscab kali ini merupakan muscab PDGI Flores -Lembata yang kedua” papar Dia.

Di tempat yang sama Asisten 3 Setda Nagekeo Silvester Teda Sada, S.Fil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Flores yang telah memilih Desa Anakoli sebagai tempat kegiatan pelayanan bakti sosial.

Kata Silvester, banyak masyarakat yang mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut namun hanya sedikit yang datang berobat ke tenaga medis. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran dan akses yang memadai terhadap layanan kesehatan gigi dan mulut.

“Kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh PDGI hari ini, yang mencakup penyuluhan, pemeriksaan, pengobatan, hingga tindakan pencabutan gigi sederhana, menjadi bentuk nyata dari kepedulian sosial dan profesionalisme dari para tenaga medis kita”

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Nagekeo akan terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan kemanusiaan seperti ini. Menurutnya, kemajuan daerah bukan hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakatnya.

“Saya percaya, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan secara langsung, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi serta mulut sejak dini” tutup Silvester.