Maumere, FloresFiles- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Sikka menggelar acara penyampaian pernyataan sikap di kantor mereka yang beralamat di Jalan Cemara Nomor 19, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur.
Acara ini dihadiri oleh berbagai jajaran pengurus hingga tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Kabupaten Sikka.
Salah satu Wakil Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sikka Bidang Pengembangan Sayap dan Badan Yosep Nong Soni, membacakan poin-poin tuntutan tersebut sebagai bentuk protes keras atas pemberitaan Majalah Tempo edisi 13-19 April 2026.
Dalam pernyataan sikapnya, pihak NasDem menilai bahwa baik judul, tampilan halaman depan, maupun isi tulisan dalam laporan utama majalah tersebut telah melakukan framing atau pengkotak-katakan yang tidak benar terhadap partai mereka.
Tuduhan Framing Negatif
Secara rinci, ada dua poin utama yang menjadi keberatan pihak NasDem Sikka. Pertama, Majalah Tempo dinilai telah mem-framing Partai NasDem sebagai ‘Partai Komersial’ melalui judul sampul utama bertuliskan ‘PT NasDem Indonesia Raya TBK’.
Menurut mereka, judul tersebut sangat bertentangan dengan ideologi dasar Partai NasDem yang menganut prinsip-prinsip nasionalisme, demokratisasi, dan religiusitas.
Kedua, pemberitaan tersebut juga dinilai telah membentuk opini publik yang keliru seolah-olah Partai NasDem dipertukarkan atau diperjualbelikan hanya untuk kepentingan pragmatis semata.
“Kami berpendapat bahwa tulisan mem-framing dan pembentukan opini tersebut merupakan cara sistematis untuk merendahkan martabat Pimpinan dan institusi Partai NasDem,” tegas Yosep Nong Soni dalam pembacaan sikapnya.
Dua Tuntutan Keras
Berdasarkan keberatan tersebut, pengurus dan kader yang hadir menyampaikan dua tuntutan utama yang harus dipenuhi oleh Majalah Tempo.
Tuntutan pertama, Majalah Tempo wajib menyatakan permohonan maaf secara tertulis kepada Pimpinan dan seluruh struktur Partai NasDem.
“Permohonan maaf ini harus dimuat dalam edisi majalah berikutnya dan diterbitkan secara berturut-turut selama satu bulan penuh,” ungkapnya pada saat membaca tuntutan tersebut.
Pihak NasDem memberikan peringatan keras, jika tuntutan ini tidak dipenuhi, maka seluruh kader Partai NasDem di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan bertindak dengan mendatangi langsung kantor Majalah Tempo.
“Jika tuntutan tidak di penuhi maka seluruh kader NTT mendatangi langsung Kantor Majalah Tempo,” ujarnya dengan tegas saat membacakan tuntutan.
Sementara itu, tuntutan kedua adalah agar Majalah Tempo berjanji tidak akan mengulangi framing negatif serupa di kemudian hari.
Tegakkan Etika Pers
Akhirnya, pernyataan sikap ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab partai terhadap bangsa dan negara. Pihak NasDem berharap agar dunia pers tetap menjunjung tinggi etika dan profesionalitas dalam menjalankan tugas jurnalistiknya, sehingga tidak merugikan pihak manapun.
Pernyataan sikap ini ditandatangani secara resmi oleh jajaran pengurus DPD NasDem Kabupaten Sikka sebagai bukti keseriusan mereka dalam memperjuangkan nama baik partai. (Irma Rose )









