Bantuan Kapolres Sikka Ditolak Mentah-Mentah

Maumere, FloresFiles – Keluarga besar anak korban STN dan 10 suku Romanduru menolak bantuan berupa sembako yang diberikan oleh Kapolres Sikka saat bersilaturahmi pada Selasa (28/4/2026).

Penolakan ini didasari oleh alasan adat dan budaya yang berlaku di suku Romanduru-Rubit-Hewokloang.

Pernyataan sikap ini dibacakan oleh Paskalis Baylon dari suku Buang Baling, perwakilan dari sepuluh suku, pada Kamis (30/4/2026) di UPTD Kabupaten Sikka.

Dalam pernyataan sikapnya, Paskalis Baylon menjelaskan bahwa meskipun Kapolres Sikka telah melakukan silaturahmi, menyampaikan belasungkawa, dan meminta maaf kepada keluarga korban, bantuan yang diberikan justru melanggar adat dan budaya yang mereka junjung tinggi.

“Perlu kami tegaskan bahwa dalam adat dan budaya kami di Romanduru Rubit Hewokloang, ketika kami sedang berduka terdapat hal yang bersifat tabu atau dalam istilah adat disebut ‘PIRE’, yaitu keluarga yang datang bertamu atau melayat dilarang keras membawa telur dan ayam,” Tegasnya.

Dalam kunjungan itu, Kapolres juga membawa sejumlah bantuan sembako, antara lain satu karung beras seberat 10 kilogram, kopi 2 kilogram, gula pasir 2 kilogram, dua kotak teh celup, empat kaleng susu, minyak goreng 4 liter, satu dos mi instan, serta satu papan telur ayam. Barang-barang tersebut sempat diterima oleh orang tua korban yang bernama STN.

“Kami menekankan bahwa pemberian barang tersebut dilakukan di luar tahapan masa berduka yang diakui dalam tradisi. Tahapan kedukaan yang berlaku di sana meliputi saat meninggal dunia, misa pemakaman, upacara Guman Telu atau malam penghabisan, hingga misa pemberkatan makam. Karena pemberian itu tidak sesuai dengan waktu dan ketentuan adat, maka hal tersebut dianggap masuk dalam kategori Pire atau hal yang tabu dan tidak pantas,” jelasnya.

Berdasarkan alasan-alasan tersebut, keluarga besar anak korban dan perwakilan sepuluh suku dengan tegas menyatakan menolak seluruh barang sembako yang dibawa oleh Kapolres Sikka.

“Barang-barang ini kami segera antar kembali ke polres Sikka malam ini,” ujarnya. ( Irma Rose )